DOI: 10.15368/theses.2013.31
|View full text |Cite
|
Sign up to set email alerts
|

The Relationship Between Vitamin D Status of Adult Women and Diet, Sun Exposure, Skin Reflectance, Body Composition, and Insulin Sensitivity

Abstract: As the prevalence of vitamin D deficiency continues to grow, mounting evidence supporting its link with chronic disease strengthens suggesting vitamin D's candidacy in the prevention and treatment of multiple disease states and their complications. Dietary guidelines, however, do not take sun exposure into account. The present study sought to explore the impact of sun exposure on vitamin D status (serum 25(OH)D), and identify other significant determinants of serum levels which may have the greatest effects on… Show more

Help me understand this report

Search citation statements

Order By: Relevance

Paper Sections

Select...
3
2

Citation Types

0
0
0
5

Publication Types

Select...
2

Relationship

0
2

Authors

Journals

citations
Cited by 2 publications
(5 citation statements)
references
References 174 publications
(209 reference statements)
0
0
0
5
Order By: Relevance
“…Sumber vitamin D selain sintesis di kulit adalah asupan makanan dari sumber alami, makanan fortifikasi, dan suplementasi vitamin D. 8,9 Sebuah studi melaporkan terdapat hubungan antara kadar 25(OH)D serum dengan asupan vitamin D (r = 0,42; p = 0,0139) pada 34 wanita dewasa muda di Kalifornia. 17 Sebuah studi melaporkan bahwa rerata asupan vitamin D wanita usia lanjut di Indonesia sangat rendah, yaitu 0,7 μg/hari (28 IU/hari). 14 Namun demikian, penelitian tentang hubungan antara paparan matahari dan asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada wanita usia lanjut di Indonesia masih terbatas.…”
Section: Pendahuluanunclassified
See 3 more Smart Citations
“…Sumber vitamin D selain sintesis di kulit adalah asupan makanan dari sumber alami, makanan fortifikasi, dan suplementasi vitamin D. 8,9 Sebuah studi melaporkan terdapat hubungan antara kadar 25(OH)D serum dengan asupan vitamin D (r = 0,42; p = 0,0139) pada 34 wanita dewasa muda di Kalifornia. 17 Sebuah studi melaporkan bahwa rerata asupan vitamin D wanita usia lanjut di Indonesia sangat rendah, yaitu 0,7 μg/hari (28 IU/hari). 14 Namun demikian, penelitian tentang hubungan antara paparan matahari dan asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada wanita usia lanjut di Indonesia masih terbatas.…”
Section: Pendahuluanunclassified
“…Rerata asupan vitamin D penelitian ini lebih rendah dibandingkan berapa penelitian pembanding lainnya yaitu 2,6 -16,5 μg/ hari. 17,[25][26][27] Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan usia dan sumber asupan vitamin D. Subjek pada penelitian lain merupakan kelompok usia dewasa muda yang sering mengonsumsi ikan laut dan susu sebagai sumber asupan vitamin D. Selain itu, beberapa subjek pada penelitian pembanding mengonsumsi suplemen vitamin D. Asupan vitamin D tertinggi (15 μg/hari) didapatkan pada 5% subjek, dan asupan vitamin D paling rendah (0 μg/hari) didapatkan pada 17,5% subjek. Pada subjek yang memiliki asupan vitamin D nol, sebagian besar mengonsumsi sumber asupan vitamin D sebanyak 1-2 kali dalam sebulan yang didapatkan dari hasil FFQ.…”
Section: Diskusiunclassified
See 2 more Smart Citations
“…9 Hal ini didukung penelitian yang dilakukan di Jerman, bahwa wanita usia 45-64 tahun memiliki status vitamin D yang lebih rendah dibandingkan usia lebih dari 18-44 tahun. 10 Insufisiensi vitamin D selain disebabkan karena kurangnya paparan sinar matahari, 9,11 juga disebabkan kurangnya asupan vitamin D. 12 beberapa studi menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status vitamin D dengan asupan vitamin D 13,14 , yang mana asupan vitamin D berhubungan signifikan dengan kadar glukosa darah puasa dan lingkar pinggang. 15 Penelitian lain menyebutkan subjek yang mengkonsumsi vitamin D>500 IU/hari menurunkan risiko diabetes melitus sebesar 13% dibandingkan dengan subjek yang hanya mengkonsumsi vitamin D <200 IU/hari.…”
Section: Pendahuluanunclassified