2022
DOI: 10.35870/jpmn.v2i1.505
|Get access via publisher |Summarize |Cite
|
Sign up to set email alerts

Pemeriksaan Bayi Dan Praktik Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp Asi) Dalam Upaya Pencegahan Stunting

Abstract: Globally in 2016, 22.9% or 154.8 million children under 5 years of age suffered from child stunting, which is defined by low height for age. Stunting is often not recognized by the public. Short stature is so common among people that it is considered normal. The difficulty in visually identifying stunted children and the lack of routine assessment of linear growth in primary health care services explain why it took so long to recognize the magnitude of this hidden scourge. The purpose of carrying out examinati… Show more

Search citation statements

Order By: Relevance

Paper Sections

Select...
3
0
0
0

Citation Types

0
1
0
3

Year Published

Range
2022
2022
2024
2024

Publication Types

Select...
3

Relationship

0
3

Authors

Journals

citations

Cited by 3 publications

(4 citation statements)
references

References 15 publications

0
1
0
3
Order By: Relevance
How this paper cites the one you are viewing
“…Stunting terjadi ketika anak mengalami hambatan pertumbuhan dan perkembangan sehingga tinggi badan dan berat badan anak lebih rendah dari standar yang seharusnya (Febrian & Yusran, 2021). Namun, seringkali stunting tidak disadari oleh masyarakat karena perawakan pendek dianggap sebagai hal yang biasa (Ernawati, 2020;Lestari et al, 2022;Rini et al, 2022;Sari et al, 2021). Bahkan, Posyandu pun mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi anak stunting secara visual.…”
Section: Pendahuluan
unclassified
“…Pemahaman yang kurang tepat mengenai makanan bergizi berdampak pada jenis makanan yang diberikan kepada anak-anak, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko stunting (de Onis & Branca, 2016;Lestari et al, 2022;Munawaroh et al, 2022;Nugroho et al, 2021;Ponum et al, 2020;Ridho et al, 2023;Sari et al, 2021;Suriany & Kresnawati, 2021). Oleh karena itu, diperlukan program edukasi mengenai makanan sehat dan gizi seimbang guna mencegah bertambahnya angka stunting di Kelurahan Cikerai.…”
Section: Pendahuluan
unclassified
“…Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dari 28 Juli 2023 hingga 20 Agustus 2023, ditemukan bahwa ketidakpahaman orang tua tentang pentingnya memberikan asupan makanan sehat dan bergizi adalah salah satu faktor utama penyebab stunting. Banyak orang tua di Kelurahan Cikerai memiliki pandangan yang salah tentang makanan sehat, seperti anggapan bahwa memberikan sayur, buah, dan daging secara berlebihan akan menyebabkan anak sakit atau cacingan (Ernawati, 2020;Lestari et al, 2022;Rini et al, 2022;Sari et al, 2021). Akibatnya, mereka lebih memilih memberikan makanan yang kurang sehat seperti mie instan atau makanan siap saji kepada anak-anak mereka, meskipun mata pencaharian utama di daerah tersebut adalah sebagai petani dan peternak yang seharusnya memiliki akses lebih mudah terhadap sayur, buah, dan daging.…”
Section: Pembahasan
unclassified
See 2 more Smart Citations