2019
DOI: 10.31219/osf.io/vqbgx
View full text
Preprint
|
|
Share
Eka Apriyanti, Rohani Siahaan

Abstract: Nyanyian-nyanyian himne dalam buku Nyanyian Kemenangan Iman sekarang sudah mulai ditinggalkan. Selain gereja tidak mewajibkan jemaat untuk menyanyikannya dalam ibadah, juga syair lagu banyak yang tidak dimengerti, bahkan tidak lagi dikenal dalam bahasa sehari-hari. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengetahui arti kata serta makna teologis dari “Masyrik” dan “Magrib” dalam nyanyian yang berjudul: “Ke Masyrik Ke Magrib”. Setelah memahami latar belakang terciptanya lagu “Ke Masyrik Ke Magrib”, penulis mema…

expand abstract